BTR Rippo Minta Maaf Aksi Taunting di Playoff MPL  


Muhammad Arif Rippo salah satu pemain dari Bigetron Alpha menyampaikan penyesalan atas permintaan maaf dalam live streaming. Pemain Bigetron Alpha asal Malaysia ini menyampaikan permintaan maaf melalui NimoTV milik rekan setimnya, BTR Branz.

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Bermain apik dan meyakinkansaat menghadapi Evos Legends di final, Bigetron akhirnya terpaksa tunduk dan harus puas menjadi runner-up. Sayangnya, di tengah laga final , aksi BTR Rippo justru tertangkap kamera melakukan gerakan taunting. Tak pelak, pasca dikalahkan, hujatan pun mengalir dari netizen yang tidak terima atas aksi taunting . Komentar buruk bukan hanya melayang di timeline instagram Rippo bahkan banyak juga DM langsung.

 Demi meredakan suasana dan kebaikan semua, BTR Rippo menyampaikan permintaan maaf sekaligus meminta dukungan untuk Bigetron dan Evos Legends yang akan berlaga di MSC 2021. Yup, mereka akan berjuang mewakili Indonesia di pentas Mobile Legends se-Asia. 

 “Iya, gua kena mental, gua minta maaf, minta maaf semuanya, ingat MSC merah biru akan berjuang, dan sekali lagi gua minta maaf, udah bye,” ungkap Rippo.

Itulah penjelasan dan permohonan maaf yang disampaikan BTR Rippo. Memang terlihat banyak yang memberikan hujatan setelah taunting yang dilakukannya pada playoff saat menang melawan EVOS Legends.

BACA JUGA: Rippo: Bigetron Alpha Akan Main Beda Hadapi Onic di PlayOFF MPL ID S7

Sejatinya gesture selebrasi lebih berterima bagi para penonton. Misalnya saja saat Bigetron menang atas Onic Esports. Usai menang, BTR Rippo juga terlihat ekspresif dan melakukan beberapa gerakan yang keren untuk dilihat, seperti menirukan robot. 

rippo bigetron 1bc66

Ekspresi kemenangan sejatinya sah-sah saja sebagi luapan kegembiraan yang arahnya berbagi aura positif. Namun, bisa juga euforia justru menjadi aksi superioritas yang mencederai nilai-nilai yang diperjuangkan untuk meraih kemenangan. Apalagi jika aksi itu dilakukan untuk ‘taunting’ atau menantang. Well, kalau di dalam game tentu dilakukan dengan hero yang dimainkan, tapi pro player yang bermain di ajang kompetitif , di partai puncak tentu bisa terlihat berlebihan atau multiinterpretasi saat tersorot kamera. Seperti di musim sebelumnya, tim Alter Ego juga punya selebrasi unik yaitu Cekek-Cekek. 

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya: 

 





#BTR #Rippo #Minta #Maaf #Aksi #Taunting #Playoff #MPL

Leave a Comment