Dream Team GPX Versi Marsha; 2 Player RRQ, 2 Player Alter Ego dan…?


Nama GPX atau Geng Kapak sudah sangat terkenal di komunitas Mobile Legends Bang-Bang. Didirikan oleh beberapa eks pro player MLBB, yakni Steven Marsha, Ceyii dan Oura, GPX memiliki fanbase yang besar karena aktif mendukung scene kompetitif lewat streaming membahas game MOBA paling populer di Indonesia.
GPX pun semakin besar karena terbuka bagi para veteran MLBB maupun artis/selebrtis pecinta Mobile Legends.

gpx mobile legends streaming 3fee8

Selain diawaki pro player yang mumpuni saat aktif sebagai player, dukungan fans dan juga siap dengan modal finansial, bukan rahasia kalau GPX ingin kembali turun di turnamen tertinggi MPL (Mobile Legends Professional League) ID. Selain aktif di channel streaming, GPX juga mewujudkan bentuk dukungan kongkrit dengan menggelar turnamen Mobile Legends berbasis komunitas. Donkey bersama Oura kerap tampil membawa pesan GPX benar-benar ingin ikut tampil di MPL.

BACA JUGA: Donkey: “GPX Army” Siap Dukung Geng Kapak Masuk ke MPL

Well, terlepas bagamana perjalanan dan perjuangan menjadi kontestan MLBB, figur salah satu senior di GPX, Steven Marsha juga selalu dinantikan publik MLBB. Dalam acara Empetalk di channel youtube Jonathan Liandi, Marsha bercerita tentang perjalanan kariernya. Pemuda yang kini berusia 27 tahun ini berhasil mengukuhkan dirinya sebagai pemain sebara bisa dengan role tank maupun assassins hingga akhir kiprahnya bersama Evos Legends. 

Dream Team Untuk GPX Versi Marsha, Ada Siapa Aja?

Banyak hal yang mereka ceritakan terkait sejarah pembentukan Geng Kapak atau GPX, yang bermula dari streaming bareng, iseng-iseng dan lain sebagainya.
Di tengah sesi obrolan malam itu, Jonathan sempat bertanya seperti apa Dream Team dari Marsha untuk GPX.

“Versi gua, dari core, itu udah pasti Sanz, dia udah tau pattern farming, jadi walaupun posisi tertekan atau nggak dia udah pasti mengamani udah tau, yang jelas gua liat kalau war dia berani, dan goldnya cukup, tau perhitungan,” ungkap Marsha.

“Support, Lemon, support sekarang kalau gue liat tuh lebih ke, menurut gue support sekarang harus outplay,” lanjut Marsha.

“Tank, LeoMurphy, Udah bisa ngikutin musuh, map terang, setupnya bagus, keluar-masuknya tau banget, heronya luas,” lanjut Marsha.

“Gold Lane, kalau nggak Xin, dia barbar, tau mesti teamfight atau clear lane, inovasi banyak,” lanjut Marsha.

“Exp Lane, Ahmad, berani, gue prefer dia main buat hero exp lane kaya Esme, Thamuz, Yu Zhong,” lanjut Marsha.

SANZ Onic da bb756

rrq lemon 883f3

rrq xinn instagram atrrq xinn 51c41

foto alter ego ae leomurphy di mpl season 7 51e93

ahmad alter ego d8edf

 

“Itu dream team dari gue menurut gue itu 60% sih ya. Kita kan belum itu sama cadangannya, Luminaire. Kalau kita lihat Lemon sehariannya komunikasinya kurang, gue jujur aja nggak lihat mic checknya, dulu satu tim banyak diam. Kalau Luminaire kan komunikatif,” tutup Marsha.

Well, itulah dream team Mobile Legends versi Marsha. Komposisi yang tentu saja menarik, dan tentu banyak juga yang membayangkan seperti apakah permainan dari formasi line-up tersebut?

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

RRQ Lemon Bikin Baim Wong Penasaran, Netizen Ikutan Kepo!





#Dream #Team #GPX #Versi #Marsha #Player #RRQ #Player #Alter #Ego #dan

Leave a Comment